Gaji PPPK Paruh Waktu: Besaran, Komponen, dan Perhitungannya di Tiap Provinsi

gaji pppk paruh waktu
DAFTAR ISI

PPPK paruh waktu adalah skema yang hadir sebagai solusi bagi tenaga honorer yang belum berhasil memperoleh formasi penuh waktu, tetapi tetap ingin mendapat kepastian status kepegawaian dalam sistem ASN. 

Dengan jam kerja yang lebih terbatas dibanding PPPK reguler, struktur penghasilan pun menyesuaikan,  namun bukan berarti hak-haknya sebagai ASN ikut terpangkas.

Nah, artikel ini akan membahas secara lengkap berapa gaji PPPK paruh waktu berdasarkan UMP di setiap provinsi di Indonesia, lengkap dengan komponen-komponen gajinya.

Komponen Gaji PPPK Paruh Waktu

gaji pppk paruh waktu
Sumber: harakatuna.com

Meski bekerja dengan jam terbatas, komponen gaji PPPK paruh waktu tetap mengikuti kerangka penggajian ASN. 

Yang membedakan hanyalah cara perhitungan karena sebagian besar komponen dihitung secara proporsional (prorata) sesuai jam kerja yang disepakati dalam perjanjian kerja.

1. Gaji Pokok

Gaji pokok adalah pondasi dari seluruh struktur penghasilan PPPK paruh waktu. Secara regulasi, nominalnya mengacu pada golongan dan jenjang jabatan sebagaimana diatur dalam Perpres Nomor 11 Tahun 2024. 

Namun, karena sifatnya paruh waktu, gaji pokok yang diterima tidak penuh, melainkan dihitung prorata berdasarkan porsi jam kerjanya dibandingkan jam kerja standar ASN (40 jam per minggu).

Artinya, dasar nominalnya sama untuk semua PPPK, tetapi yang masuk ke rekening adalah hasil perhitungan proporsional dari angka tersebut.

2. Tunjangan

Tunjangan diberikan dengan mengacu pada gaji pokok sebagai dasar perhitungan. Besarannya sangat bergantung pada jenis tunjangan dan kebijakan instansi tempat bekerja. 

Umumnya, tunjangan juga diberikan secara proporsional mengikuti porsi jam kerja yang telah ditetapkan, bukan dalam jumlah penuh seperti PPPK reguler.

3. Gaji ke-13

PPPK paruh waktu juga berhak menerima Gaji ke-13. Komponen ini adalah bentuk dukungan penghasilan tambahan tahunan dari pemerintah, dan dibayarkan sesuai ketentuan yang berlaku. 

Besarannya dihitung berdasarkan gaji pokok dan tunjangan yang diterima secara proporsional, jadi meski tidak sebesar PPPK penuh waktu, hak ini tetap ada dan diakui.

4. Tunjangan Hari Raya (THR)

Sebagai ASN yang diakui secara hukum, PPPK paruh waktu juga berhak atas THR. Secara umum, THR diberikan setara dengan satu bulan gaji pokok. 

Baca:   Terbaru PanRB! Sosialisasi Pengadaan PPPK Paruh Waktu 2025

Untuk skema paruh waktu, nilainya menyesuaikan besaran gaji bulanan yang diterima, bukan angka gaji penuh waktu.

5. Jaminan Sosial

PPPK paruh waktu mendapatkan perlindungan jaminan sosial yang mencakup BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan. 

Berdasarkan UU ASN Nomor 20 Tahun 2023, hak atas jaminan pensiun dan jaminan hari tua juga diakui. 

Namun perlu dicatat bahwa untuk PPPK paruh waktu, mekanisme teknis pelaksanaan pensiun masih menunggu peraturan pemerintah sebagai aturan turunan. Hak sudah ada, implementasinya masih dalam proses.

Besaran Gaji PPPK Paruh Waktu Berdasarkan Provinsi

gaji pppk paruh waktu
Sumber: cdn.antaranews.com

Sesuai peraturan gaji PPPK paruh waktu dalam Keputusan MenPAN-RB Nomor 16 Tahun 2025, upah minimal PPPK paruh waktu paling sedikit setara dengan gaji saat masih menjadi pegawai non-ASN, atau mengacu pada Upah Minimum Provinsi (UMP) yang berlaku di daerah masing-masing.

Dengan kata lain, kisaran gaji PPPK paruh waktu sangat dipengaruhi oleh lokasi penempatan Anda. Sebelum penyesuaian jam kerja, angka UMP inilah yang menjadi acuan dasar perhitungan.

Berikut daftar gaji PPPK paruh waktu 2026 berdasarkan UMP per wilayah:

1. Pulau Jawa

Di Pulau Jawa, kisaran gaji PPPK paruh waktu sebelum penyesuaian jam kerja berada di rentang Rp2.317.601 – Rp5.729.876. DKI Jakarta menjadi yang tertinggi, sementara Jawa Barat berada di posisi terendah di wilayah ini.

Provinsi UMP 2026
DKI Jakarta Rp5.729.876
Banten Rp3.100.881
DI Yogyakarta Rp2.417.495
Jawa Timur Rp2.446.880
Jawa Tengah Rp2.327.386
Jawa Barat Rp2.317.601

2. Pulau Sulawesi

Gaji PPPK paruh waktu di Sulawesi berkisar antara Rp3.179.565 – Rp4.002.630, dengan Sulawesi Utara mencatat UMP tertinggi.

Provinsi UMP 2026
Sulawesi Utara Rp4.002.630
Sulawesi Selatan Rp3.921.088
Gorontalo Rp3.405.144
Sulawesi Barat Rp3.315.934
Sulawesi Tenggara Rp3.306.496
Sulawesi Tengah Rp3.179.565

3. Pulau Kalimantan

Di Kalimantan, kisaran gaji berada di rentang Rp3.054.552 – Rp3.775.243, dengan Kalimantan Utara sebagai yang tertinggi.

Baca:   Alih Status PPPK Menjadi PNS Tanpa Tes, Ini 3 Desakan IPN
Provinsi UMP 2026
Kalimantan Utara Rp3.775.243
Kalimantan Selatan Rp3.725.000
Kalimantan Tengah Rp3.686.138
Kalimantan Timur Rp3.680.000
Kalimantan Barat Rp3.054.552

4. Pulau Sumatra

Wilayah Sumatra memiliki rentang gaji PPPK paruh waktu yang cukup lebar: Rp2.827.250 – Rp4.035.000, dengan Kepulauan Bangka Belitung di posisi puncak.

Provinsi UMP 2026
Kepulauan Bangka Belitung Rp4.035.000
Sumatera Selatan Rp3.942.963
Aceh Rp3.685.616
Riau Rp3.780.495
Kepulauan Riau Rp3.879.520
Jambi Rp3.471.497
Sumatera Utara Rp3.228.971
Sumatera Barat Rp3.182.955
Lampung Rp3.047.734
Bengkulu Rp2.827.250

5. Bali, Nusa Tenggara, dan Maluku

Untuk wilayah ini, ketentuan gaji PPPK paruh waktu mengacu pada UMP yang berkisar antara Rp2.455.898 – Rp3.552.840. Maluku Utara menjadi yang tertinggi, sedangkan Nusa Tenggara Timur berada paling bawah.

Provinsi UMP 2026
Maluku Utara Rp3.552.840
Maluku Rp3.334.490
Bali Rp3.207.459
Nusa Tenggara Barat Rp2.673.861
Nusa Tenggara Timur Rp2.455.898

6. Pulau Papua

Papua secara keseluruhan mencatat angka UMP yang kompetitif, dengan rentang Rp3.766.000 – Rp4.508.850. Papua Selatan menjadi provinsi dengan UMP tertinggi di wilayah ini.

Provinsi UMP 2026
Papua Selatan Rp4.508.850
Papua Pegunungan Rp4.508.714
Papua Rp4.436.283
Papua Tengah Rp4.285.848
Papua Barat Rp3.841.000
Papua Barat Daya Rp3.766.000

Perlu diingat, angka UMP di atas adalah acuan sebelum penyesuaian jam kerja. Untuk mengetahui berapa yang benar-benar Anda terima, gunakan rumus berikut ini:

Gaji aktual = (Jam kerja per minggu ÷ 40) × UMP provinsi

Contoh: Anda adalah PPPK paruh waktu di DKI Jakarta dengan jam kerja 25 jam per minggu.

(25 ÷ 40) × Rp5.729.876 = ±Rp3.581.173 per bulan

Setelah melihat cara menghitungnya, sekarang coba hitung sendiri berdasarkan UMP di kota Anda dan jumlah jam kerja PPPK paruh waktu yang akan dijalani.

Jika sudah, Anda mungkin mulai mendapatkan gambaran berapa kira-kira gaji yang akan diterima setiap bulan. 

Kabar baiknya, angka tersebut bisa bisa lebih besar dan lebih stabil jika Anda berhasil lolos seleksi PPPK penuh waktu. Memang, prosesnya tidak semudah itu tapi selagi Anda berusaha, tidak ada yang tidak mungkin.

Baca:   Polemik Guru Swasta Bisa Ikut PPPK 2024, Simak Penjelasannya di Sini

Oleh karena itu, ASN Institute hadir dengan bimbel PPPK untuk membantu Anda mempersiapkan diri secara maksimal dalam menghadapi tes seleksi PPPK penuh waktu. 

Anda bisa belajar lebih terarah melalui tryout untuk mengukur kemampuan, video pembelajaran, materi bacaan yang disesuaikan dengan materi seleksi PPPK, hingga kelas live streaming yang membantu memahami pembahasan soal secara lebih mendalam. 

Selain itu, tersedia juga latihan soal dan simulasi ujian CAT yang dapat membantu peserta membiasakan diri dengan pola soal seleksi PPPK.

Dengan persiapan yang lebih matang dan latihan yang konsisten, peluang Anda untuk lolos seleksi PPPK oaruh waktiu tentu bisa lebih dimaksimalkan!

Penutup

Ketentuan gaji PPPK paruh waktu memang tidak sebesar PPPK penuh waktu, tetapi setidaknya, skema ini memberi kepastian status kepada ASN dan hak-hak dasar yang selama ini tidak dimiliki oleh tenaga honorer. 

Yang lebih penting untuk sekarang, persiapkan diri Anda dengan serius jika ingin naik kelas menjadi PPPK penuh waktu. 

Jangan lupa juga untuk update informasi terbaru seputar seleksi PPPK dari sumber yang kredibel. Semangat selalu dan semoga sukses!

FAQ Seputar Gaji PPPK Paruh Waktu

Berapa besaran gaji PPPK paruh waktu?

Besaran gaji PPPK paruh waktu mengacu pada Upah Minimum Provinsi (UMP) daerah setempat atau nominal penghasilan terakhir saat menjadi honorer, yang kemudian disesuaikan secara proporsional (prorata) berdasarkan rasio jam kerja mingguan dibandingkan 40 jam kerja ASN reguler.

Apakah PPPK paruh waktu mendapatkan tunjangan, THR, dan Gaji ke-13?

Ya, PPPK paruh waktu tetap berhak memperoleh tunjangan, Tunjangan Hari Raya (THR), serta Gaji ke-13 yang dibayarkan secara proporsional sesuai ketentuan regulasi dan kemampuan anggaran pemerintah daerah/instansi terkait.

Apa perbedaan utama sistem gaji PPPK paruh waktu dan PPPK penuh waktu?

Perbedaan utamanya terletak pada beban jam kerja dan nominal penghasilan bulanan. PPPK penuh waktu bekerja standar 40 jam per minggu dengan gaji pokok penuh sesuai tabel golongan Perpres No. 11/2024, sedangkan PPPK paruh waktu memiliki jam kerja lebih fleksibel dan penghasilan prorata.

Apakah PPPK paruh waktu bisa diangkat menjadi PPPK penuh waktu?

Bisa. Tenaga PPPK paruh waktu berpeluang dialihkan menjadi PPPK penuh waktu melalui mekanisme evaluasi kinerja berkala, ketersediaan formasi kebutuhan instansi, serta pemenuhan syarat anggaran belanja pegawai.


Referensi:

  • UU Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara
  • Keputusan MenPAN-RB Nomor 16 Tahun 2025 tentang Pengadaan PPPK Paruh Waktu
  • Peraturan Presiden Nomor 11 Tahun 2024 tentang Gaji dan Tunjangan PPPK
  • PP Nomor 14 Tahun 2024 tentang Gaji ke-13 dan THR ASN
  • Surat Edaran BKN Nomor 1 Tahun 2025 tentang Nomor Induk PPPK Paruh Waktu
  • Data UMP 2026 per Provinsi (Kemnaker RI)
Picture of Ayu Dinar Pebrina
Ayu Dinar Pebrina

Ebook Gratis!!

Subscribe untuk dapatkan e-book GRATIS dan informasi CPNS/ PPPK/ Sekolah Kedinasan/ TNI/ POLRI terbaru  langsung di Email-mu

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Post Terbaru