Mau Masuk STIS? Kenali 3 Jurusan STIS dan Prospek Kerjanya

jurusan stis dan prospek kerjanya
DAFTAR ISI

Setiap program studi STIS memiliki fokus keahlian dan kurikulum yang sangat spesifik, mulai dari analisis angka yang mendalam hingga penerapan teknologi komputasi modern. 

Jika Anda berencana mendaftar di sini, memahami setiap jurusan STIS dan prospek kerjanya tentu menjadi hal yang sangat penting agar Anda bisa menentukan pilihan yang paling sesuai dengan minat serta rencana karier Anda di masa depan.

Nah, di artikel ini, akan dibahas secara lengkap tentang apa saja pilihan jurusan yang tersedia di STIS beserta peluang karier yang menanti Anda setelah lulus nanti. Mari simak sampai selesai!

Apa Itu STIS?

jurusan stis dan prospek kerjanya
Sumber: gramedia.com

Politeknik Statistika STIS adalah perguruan tinggi vokasi milik pemerintah yang berada di bawah naungan Badan Pusat Statistik Republik Indonesia. 

Didirikan dengan tujuan menyiapkan tenaga ahli di bidang statistika terapan, STIS menjadi satu-satunya perguruan tinggi kedinasan di Indonesia yang fokus secara khusus pada bidang ini.

Tidak seperti perguruan tinggi umum, mahasiswa STIS terikat ikatan dinas dengan BPS. Artinya, setelah lulus, Anda tidak perlu memulai dari nol dalam mencari pekerjaan. 

Lulusan STIS dipersiapkan untuk langsung mengisi jabatan fungsional sebagai statistisi atau pranata komputer di instansi pemerintah di seluruh Indonesia.

STIS menawarkan tiga program studi aktif saat ini, yaitu Diploma III Statistika, Diploma IV Statistika, dan Diploma IV Komputasi Statistik. 

Ketiganya memiliki fokus yang berbeda namun saling berkaitan erat dalam ekosistem pengelolaan data statistik negara.

3 Jurusan STIS dan Prospek Kerjanya

jurusan stis dan prospek kerjanya
Sumber: stis.ac.id

Berikut penjelasan lengkap setiap jurusan STIS beserta gambaran peluang kerja lulusan STIS yang bisa Anda raih setelah menyelesaikan pendidikan.

1. Diploma III Statistika

Prodi STIS jenjang Diploma III ini adalah program vokasi tiga tahun yang menyiapkan Anda menjadi tenaga teknis statistika yang siap langsung bekerja di lapangan. 

Materi yang dipelajari mencakup metode pengumpulan data, manajemen survei, analisis data official statistics, hingga penggunaan perangkat lunak statistika.

Yang membedakan prodi ini dari statistika di perguruan tinggi umum adalah fokusnya pada official statistics, yaitu data resmi yang dihasilkan pemerintah dan digunakan sebagai dasar kebijakan publik, seperti data inflasi, pertumbuhan ekonomi, angka kemiskinan, dan sensus penduduk.

Peluang kerja lulusan STIS dari prodi ini diarahkan ke posisi statistisi terampil di BPS, baik di tingkat pusat maupun di kantor BPS daerah yang tersebar di seluruh provinsi dan kabupaten/kota di Indonesia. 

Baca:   Mau Masuk IPDN? Ini 10 Daftar Prodi IPDN dan Peluang Kariernya

Posisi yang diisi antara lain manajer lapangan kegiatan survei, pelaksana quality control data di lapangan, pemeta wilayah kerja statistik, dan analis data official statistics tingkat dasar. 

Mengingat BPS melaksanakan puluhan survei setiap tahun ditambah kegiatan sensus besar seperti Sensus Penduduk dan Sensus Pertanian, kebutuhan tenaga teknis di bidang ini sangat konsisten dari tahun ke tahun.

2. Diploma IV Statistika

Program studi STIS ini adalah jenjang Sarjana Terapan dengan masa studi empat tahun. Anda akan mendapatkan pembekalan yang jauh lebih mendalam dibanding jenjang Diploma III, mulai dari perancangan survei, analisis data tingkat lanjut, pengelolaan big data, hingga penjaminan kualitas data statistik.

Prodi ini juga menawarkan dua peminatan, yaitu Statistika Ekonomi dan Statistika Sosial Kependudukan. Peminatan ini memungkinkan Anda untuk mendalami analisis pada bidang yang lebih spesifik sesuai minat dan kebutuhan instansi.

Prospek kerja lulusan STIS dari prodi D-IV Statistika lebih luas dibanding D-III. Anda berpotensi ditempatkan sebagai perancang survei, analis data official statistics, ilmuwan data pemerintahan, hingga analis penjaminan kualitas data di BPS maupun kementerian dan lembaga non-kementerian lainnya. 

Peran-peran ini semakin strategis di era kebijakan berbasis data seperti sekarang, di mana setiap keputusan anggaran dan program pemerintah idealnya didasarkan pada data yang valid dan terpercaya.

3. Diploma IV Komputasi Statistik

Ini adalah prodi STIS yang paling baru dan paling relevan dengan kebutuhan industri data saat ini. 

Prodi D-IV Komputasi Statistik memadukan statistika dengan ilmu komputer, jadi Anda akan mempelajari pemrograman, rekayasa perangkat lunak, basis data, data mining, big data, kecerdasan buatan, hingga keamanan sistem informasi.

Sama seperti D-IV Statistika, prodi ini juga menawarkan dua peminatan, yaitu Sains Data dan Sistem Informasi Statistik. 

Peminatan Sains Data cocok untuk Anda yang tertarik pada analisis data lanjutan dan kecerdasan buatan, sementara Peminatan Sistem Informasi Statistik lebih fokus pada pengembangan dan pengelolaan infrastruktur teknologi informasi untuk kebutuhan statistik.

Peluang kerja STIS untuk lulusan prodi ini sangat menjanjikan. Anda berpotensi ditempatkan sebagai pengembang sistem informasi statistik, pengelola infrastruktur data, insinyur data, atau ilmuwan data di BPS maupun instansi pemerintah lainnya.

Ketatnya persaingan masuk STIS setiap tahun mencerminkan betapa tingginya minat masyarakat terhadap lembaga ini. Dan memang wajar, karena kepastian karier sebagai ASN adalah daya tarik yang sulit diabaikan.

Baca:    Inilah Ragam Jenis Tes Kedinasan yang Harus Diikuti oleh Peserta Sekdin 2022

Oleh karena itu, jika Anda ingin lolos seleksi STIS, persiapan yang serius adalah kuncinya.

Nah, ASN Institute hadir dengan bimbel kedinasan STIS untuk membantu Anda mempersiapkan diri secara maksimal dan siap menghadapi tes seleksi STIS.

Sebagai platform bimbingan belajar online yang telah berpengalaman, kami menyediakan akses belajar fleksibel dan interaktif yang dilengkapi dengan materi terbaru serta update sesuai tren ujian terkini. 

Dengan dukungan lebih dari 20.000 bank soal dan metode pembelajaran yang menyenangkan, Anda akan dibimbing langsung oleh mentor profesional serta pengajar ahli di bidang psikologi dan bahasa.

Selain itu, disediakan pula simulasi ujian CAT dan paket tryout premium yang dirancang untuk menguji kemampuan Anda secara nyata, bahkan Anda bisa memulai dengan mencoba dua tryout secara gratis. 

Selain kelas live streaming dan grup belajar eksklusif, kurikulumnya juga mencakup persiapan komprehensif mulai dari materi SKD (TWK, TIU, TKP), latihan matematika spesifik STIS, hingga simulasi tes psikologi seperti EPPS, PAPI, dan MBTI. 

Jadi, tunggu apa lagi? Persiapkan diri Anda sejak sekarang bersama ASN Institute!

Penutup

Jadi, dari ketiga pilihan prodi di atas, mana yang paling sesuai dengan minat dan rencana masa depan Anda? Apapun pilihannya, keahlian analisis yang akan Anda asah di STIS akan selalu relevan dan sangat dicari.

Memang, menembus persaingan di tengah puluhan ribu pendaftar bukan perkara mudah. Namun, berat bukan berarti mustahil.

Kuncinya adalah persiapan yang matang sejak jauh-jauh hari. Setiap usaha yang Anda investasikan hari ini akan sangat sebanding dengan masa depan cerah yang menanti. 

Tetap fokus, jaga semangat, dan percayalah bahwa hasil tidak akan mengkhianati proses. Selamat berjuang, dan semoga sukses!

FAQ Seputar Jurusan STIS dan Prospek Kerjanya

1. Apakah lulusan Politeknik Statistika STIS langsung diangkat jadi PNS?

Ya, mahasiswa STIS jalur ikatan dinas yang berhasil menyelesaikan pendidikan dan memenuhi syarat kelulusan akan langsung diangkat menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Badan Pusat Statistik (BPS) atau kementerian/lembaga pemerintah terkait di seluruh Indonesia tanpa melalui tes seleksi CPNS umum lagi.

2. Apa perbedaan masa studi dan gelar antara D-III Statistika dan D-IV di STIS?

Program D-III Statistika ditempuh selama 3 tahun dengan gelar Ahli Madya Statistik (A.Md.Stat.) dan diarahkan mengisi golongan II/c (Statistisi Terampil). Sementara jenjang D-IV Statistika dan D-IV Komputasi Statistik berdurasi 4 tahun dengan gelar Sarjana Terapan Statistik (S.Tr.Stat.) atau Sarjana Terapan Komputer (S.Tr.Kom.) dan diangkat pada golongan III/a (Statistisi Ahli Pertama/Pranata Komputer Ahli Pertama).

Baca:   Peluang Kerja Lulusan PKN STAN, Kerja di Mana Saja Setelah Lulus?

3. Apakah jurusan SMK atau rumpun Non-IPA bisa mendaftar di Politeknik Statistika STIS?

Politeknik Statistika STIS menerima lulusan SMA/MA peminatan MIPA/IPS serta SMK/MAK bidang keahlian Teknologi Informasi dan Komunikasi. Ketentuan nilai minimal matematika (umum/peminatan) biasanya disyaratkan minimal 80,00 pada skala 100 sesuai petunjuk teknis SPMB STIS tahun berjalan.

4. Apakah penempatan kerja lulusan STIS bisa memilih daerah sendiri?

Penempatan kerja lulusan STIS ditentukan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) berdasarkan pemeringkatan prestasi akademik, alokasi kebutuhan formasi daerah (kuota daerah/afirmasi), serta kebutuhan unit kerja BPS di tingkat pusat, provinsi, maupun kabupaten/kota di seluruh pelosok Indonesia dengan menandatangani surat perjanjian ikatan dinas.


Referensi:

Politeknik Statistika STIS. Profil Program Studi, Visi Misi, dan Capaian Pembelajaran Lulusan. Diakses melalui laman resmi Politeknik Statistika STIS.

Frequently Asked Questions (FAQ) Seputar Jurusan STIS dan Prospek Kerjanya

1. Jurusan apa saja yang tersedia di Politeknik Statistika STIS?

STIS menyelenggarakan 3 program studi ikatan dinas: D-III Statistika, D-IV Statistika, dan D-IV Komputasi Statistik yang seluruhnya telah terakreditasi Unggul.

2. Bagaimana prospek kerja dan penempatan lulusan STIS?

Seluruh lulusan STIS jalur ikatan dinas langsung diangkat menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan ditempatkan di Badan Pusat Statistik (BPS) pusat, BPS provinsi, maupun BPS kabupaten/kota di seluruh Indonesia.

3. Apa perbedaan prospek kerja D4 Statistika vs D4 Komputasi Statistik?

Lulusan D4 Statistika dipersiapkan sebagai Ahli Pertama Statistisi yang berfokus pada metodologi survei dan permodelan data, sedangkan D4 Komputasi Statistik dipersiapkan sebagai Ahli Pertama Pranata Komputer/Data Scientist yang menangani Big Data, Machine Learning, dan arsitektur basis data statistik.

4. Apakah lulusan STIS bisa pindah instansi ke kementerian lain?

Sesuai ikatan dinas, lulusan STIS wajib mengabdi di BPS selama masa ikatan dinas yang telah disepakati (umumnya 2N+1). Setelah masa ikatan dinas terpenuhi, ASN dapat mengajukan mutasi lintas instansi kementerian/lembaga sesuai regulasi kepegawaian BKN.

Picture of Ayu Dinar Pebrina
Ayu Dinar Pebrina

Ebook Gratis!!

Subscribe untuk dapatkan e-book GRATIS dan informasi CPNS/ PPPK/ Sekolah Kedinasan/ TNI/ POLRI terbaru  langsung di Email-mu

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Post Terbaru